Merawat Tubuh Secara Alami

Meningkatkan Hormon Estrogen
Hormon estrogen memiliki fungsi di berbagai organ badan wanita, seperti di organ indung telur, rahim, vagina, payudara serta dapat menambah  keanggunan wanita pada usia muda dan juga berfungsi untuk melindungi dari berbagai penyakit. Akan tetapi, seiring dengan mendekatnya masa menopause, taraf hormon estrogen dalam organ kaum wanita terus menurun, sehingga risiko mengidap berbagai penyakit terus bertambah.
Periset Amerika Serikat setelah mengadakan penelitian selama 9 tahun menyimpulkan bahwa mati haid berdampak bagi pengidapan sindrom metabolisme kaum wanita. Sindrom metabolisme merujuk pada banyak gejala abnormal dan memusat dalam tubuh wanita termasuk tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, obesitas sentral dan keabnormalan lemak darah, semuanya itu dapat dengan nyata menambah risiko berjangkitnya penyakit koroner jantung, stroke dan penyakit kencing manis. Hasil riset menunjukkan, dibandingkan dengan pasca mati haid, risiko wanita mengidap sindrom metabolisme pada masa menopause lebih besar.

Pakar kedokteran berpendapat, seiring dengan bertambahnya usia kaum wanita dan kurang bergerak badan, perubahan taraf berbagai hormon dalam tubuh memungkinkan menurunnya metabolisme tubuh, mengakibatkan penimbunan lemak yang terutama di bagian pinggang pinggul. Pakar mengatakan, Selain itu, setelah memasuki masa menopause, taraf hormon estrogen dalam tubuh wanita menurun drastis, ini mudah mengakibatkan ketidakstabilan tekanan darah, keabnormalan metabolisme lemak darah, keabnormalan gula darah, sehingga risiko terkena sindrom metabolisme meningkat.
Hormon estrogen memungkinkan kaum wanita kurang mengidap penyakit.
Boleh dikatakan, hormon estrogen adalah payung pelindung kaum wanita dan dapat melindungi mereka dihantui banyak penyakit. Sebab utama kaum wanita mengidap banyak penyakit umumnya berkaitan erat dengan menurunnya taraf hormon estrogen.
Misalnya penyakit pembuluh darah jantung, tingkat kejangkitan kaum wanita akan penyakit koroner jantung sebelum mati haid sangat rendah, boleh dikatakan hanya sepertujuh kaum lelaki sebaya. Sebab utamanya, taraf hormon estrogen dalam tubuh wanita relatif tinggi sebelum mati haid, sehingga pembuluh darah tidak mudah mengeras dan lemak darah tidak mudah naik. Akan tetapi, gejala itu berlainan ketika memasuki masa menopause, taraf hormon estrogen menurun drastis, sehingga kehilangan sama sekali payung pelindung. Ditambah tingkat kejangkitan pembuluh darah jantung dan otak bertambah cepat. Selain itu, ada penelitian membenarkan, osteoporosis, gigi mudah rontok, dimensia usia lanjut, depresi, tumor usus besar, perubahan bintik-bintik di wajah dan lainnya, semuanya mungkin berkaitan dengan menurunnya taraf hormon estrogen.
Maka, kalau hendak memperpanjang usia payung pelindung hormon estrogen, menambah hormon estrogen dengan layak dan pada waktu yang cocok merupakan suatu pilihan yang baik.
Pakar mengatakan, kaum wanita asalkan terdapat gejala demam hectic, mengeluarkan banyak keringat, kekeringan vagina, palpitasi, emosi tak terkontrol dan gejala menopause lainnya dapat dengan layak menambah hormon estrogen di bawah petunjuk dokter. Kebanyakan kaum wanita yang telah mati haid mempunyai kebutuhan terhadap itu. Sedangkan, pada tahap awal mati haid kalau dapat dengan layak menambah hormon estrogen, ini sangat bermanfaat bagi kesehatan kaum wanita.
Akan tetapi, pakar mengingatkan pula, sebelum menjalani terapi hormon estrogen, kaum wanita harus menjalani lebih dahulu pemeriksaan terhadap rahim, kelenjar payudara, darah (air kencing) secara rutin, fungsi hati dan ginjal, lemak darah, gula darah, dan disfungsi pengentalan darah, dengan demikian baru dapat memperoleh pengobatan yang aman dan efektif.
Berikut adalah 5 tips untuk meningkatkan kadar hormon estrogen dalam tubuh:
1. Obat Estrogen
Dokter mungkin akan meresepkan obat yang dapat membantu meningkatkan estrogen. Obat dapat diberikan melalui suntikan maupun oral.
Obat tersebut dapat merangsang produksi estrogen dan mengganti estrogen yang tidak lagi diproduksi secara alami oleh tubuh.
2. Meningkatkan Berat Badan
Kekurangan gizi akan menghentikan produksi estrogen dalam tubuh.
Berat badan yang rendah (persentase lemak yang rendah) akan menurunkan produksi hormon yang amat penting ini.
Berkonsultasilah dengan dokter mengenai berat badan serta kebiasaan makan Anda, untuk menentukan apakah berat badan menjadi faktor berkurangnya produksi estrogen.
3. Makan Banyak Kedelai
Menurut beberapa penelitian, makanan alami seperti kedelai bisa membantu meningkatkan produksi hormon estrogen.
Namun, makanan tidak dapat memperbaiki kekurangan hormon estrogen parah, jadi pastikan untuk mendiskusikan perubahan diet dengan dokter.
4. Menggunakan Obat Kontrasepsi
Selain digunakan sebagai pengendali kehamilan, obat kontrasepsi bisa pula digunakan untuk membantu mengatur produksi dan metabolisme estrogen.
Beberapa obat kontrasepsi mengandung estrogen dan progesteron, sedang obat lainnya hanya mengandung estrogen.
Berkonsultasilah dengan dokter untuk memilih obat kontrasepsi yang tepat.
5. Suplemen Estrogen
Pertimbangkan untuk menggunakan suplemen estrogen. Ini merupakan pilihan populer bagi orang-orang yang lebih memilih cara alami atau holistik untuk meningkatkan estrogen.
Suplemen estrogen biasanya mengandung herbal dan protein yang membantu proses produksi estrogen dan hormon wanita lainnya, serta relatif lebih terjangkau dibanding perawatan lain.

Perawatan Tubuh Alami
Puera Soya Minuman Herbal untuk Terapi Kecantikan

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *