Madu Asli Kalimantan

Rp 12.000,00

Netto: 250 gram.

Madu yang beredar di Indonesia umumnya dihasilkan dari tiga jenis lebah; apis dorsata (lebah hutan), apis mellifera (lebah unggul) dan apis cerana (lebah lokal) yang ada di atas atap rumah. Dari segi kualitas, Madu Asli Kalimantan (madu organik) berwarna hitam pekat lebih baik daripada madu yang di budidaya.

Sayangnya, masyarakat Indonesia sudah terbiasa konsumsi madu budidaya berwarna coklat cerah (madu kuning). Akibatnya, madu hutan dianggap sebagai madu palsu. Banyak orang penasaran untuk membedakan madu asli yang dihasilkan lebah pencari makan di alam bebas dari madu palsu (sirup gula, misalnya).

Disinyalir, peredaran madu palsu di Indonesia sangat tinggi. Uji coba madu asli atau palsu lewat aroma, semut yang mengerubuti, kekentalan jika diteteskan pada debu, belum jadi jaminan keaslian sebuah produk madu.

Khasiat Madu Asli Kalimantan

Beberapa khasiat Madu Asli Kalimantan diantaranya:

  • Atasi batuk dan dingin.
  • Menyembuhkan luka.
  • Menurunkan berat badan.
  • Gerakan usus lebih teratur.
  • Meningkatkan energi tubuh.
  • Memberi nutrisi pada kulit.
  • Mengingkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Meningkatkan metabolisme tubuh.
  • Mencegah dehidrasi.
  • Baik untuk pencernaan.

Membedakan Madu Asli Kalimantan dengan Madu Palsu

Madu Asli Kalimantan mengandung enzim sedangkan madu palsu tidak. Enzim tidak bisa dibuat manusia, dan hanya bisa dibuat lebah madu. Enzim-enzim terpenting dalam madu; diatase, invertase, glukosa oksidase, peroksidase dan lipase.

Sedangkan madu palsu mengandung campuran glukosa dengan gula pasir, buah, flavour dan zat warna yang sangat merugikan kesehatan manusia.

Ciri-ciri madu asli harus berwarna-warni, hitam pekat (berasal dari bunga akasia), hitam kemerah-merahan, madu kuning cerah, kekuning-kuningan atau madu kuning keputih-putihan (lebah budidaya). Bila mendapatkan madu dengan warna dan kekentalan sama perlu diwaspadai karena warna madu asli tidak pernah sama.

Pengujian lain, madu asli bila dituangkan di atas piring sebanyak dua senduk lalu disirami air putih dan digoyang ke kanan ke kiri akan membentuk sarang lebah. Jika tidak menyebar bahkan bercampur dengan air, maka terkategori madu palsu.

Sumber: manfaatmadu.com